Senin, 06 Agustus 2007

HARRY POTTER AND THE ORDER OF THE PHOENIX

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Harry kembali di tahun kelimanya belajar di Hogwarts dan mendapati bahwa sebagian besar komunitas pesulap menyangkal kebenaran bahwa ia baru saja bertemu dengan Lord Voldermort yang jahat. Khawatir Kepala Sekolah Hogwart, Albus Dumbledore, berbohong seputar kembalinya Voldemort untuk menjatuhkan kekuasaannya, Menteri Ilmu Sihir, Cornelius Fudge, mengangkat guru Pertahanan Melawan Ilmu Hitam yang baru untuk menjaga Dumbledore dan siswa-siswanya

Namun kementrian Profesor Dolores Umbridge – setuju untuk mengajar ilmu sihir pertahanan agar para siswa dapat melawan Ilmu Hitam yang mengancam mereka dan dan seluruh komunitas pesulap, maka saat terus didesak oleh Hermione dan Ron, Harry memilih menyelesaikan dengan caranya sendiri. Pertemuan rahasia dengan sekelompok mahasiswa yang menamakan diri mereka “Tentara Dumbledore”, Harry mengajarkan mereka bagaimana caranya untuk melawan lmu Hitam, menyiapkan ahli sihir muda yang berani untuk pertempuran luar biasa.

---
Royal 21-SBY,31 Juli 2007.
Nonton Harry Potter agak ngga' mudeng soalnya seri-seri awalnya aku ngga' nonton. Ide ceritanya bagus (makanya bukunya laris terus..) Animasinya juga keren. masih ada 2 seri Harry Potter lagi yang tentunya akan merajai Box office lagi. Kita tunggu...!!

Kenapa Harus Menikah?

Berikut beberapa alasan mengapa harus menikah, semoga bisa memotivasi kaum muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah.

 

1.       Melengkapi agamanya

“Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (HR. Thabrani dan Hakim).

 

 

 

2.       Menjaga kehormatan diri

“Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (HSR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasaiy, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).

 

3.       Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia

“Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 245; Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 309).

 

Hidup berkeluarga merupakan ladang meraih pahala

4.       Bersetubuh dengan istri termasuk sedekah

Pernah ada beberapa shahabat Nabi SAW berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah memborong pahala. Mereka bisa shalat sebagaimana kami shalat; mereka bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa; bahkan mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Beliau bersabda, “Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian sesuatu yang bisa kalian sedekahkan? Pada tiap-tiap ucapan tasbih terdapat sedekah; (pada tiap-tiap ucapan takbir terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah; pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah); memerintahkan perbuatan baik adalah sedekah; mencegah perbuatan munkar adalah sedekah; dan kalian bersetubuh dengan istri pun sedekah.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, kok bisa salah seorang dari kami melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahala?” Beliau menjawab, “Bagaimana menurut kalian bila nafsu syahwatnya itu dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia akan mendapatkan dosa dengan sebab perbuatannya itu?” (Mereka menjawab, “Ya, tentu.” Beliau bersabda,) “Demikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal, dia pun akan mendapatkan pahala.” (Beliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang beliau padankan masing-masingnya dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda, “Semua itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua raka’at Dhuha.”) (Buku Adab Az Zifaf Al Albani hal 125).

 

5.       Adanya saling nasehat-menasehati

 

6.       Bisa mendakwahi orang yang dicintai

 

7.       Pahala memberi contoh yang baik

“Siapa saja yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun. Dan barang siapa yang pertama memberi contoh perilaku jelek dalam Islam, maka ia mendapatkan dosa kejahatan itu dan mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Orang yang pertama kali melakukan kebaikan atau kejahatan.)

 

Bagaimana menurut Anda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknya? Demikian juga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang jelek bagi keluarganya?

 

8.       Seorang suami memberikan nafkah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama. Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah.

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah SAW, bersabda: “Satu dinar yang kamu nafkahkan di jalan Allah, satu dinar yang kamu nafkahkan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu nafkahkan kepada keluargamu.” (HR Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

 

Dari Abu Abdullah (Abu Abdurrahman) Tsauban bin Bujdud., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Dinar yang paling utama adalah dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya, dinar yang dinafkahkan untuk kendaraan di jalan Allah, dan dinar yang dinafkahkan untuk membantu teman seperjuangan di jalan Allah.” (HR. Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

 

Seorang suami lebih utama menafkahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah nafkahnya kepada keluarganya adalah kewajiban dia, dan nafkah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya.

 

Muawiyah bin Haidah RA., pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: ‘Wahai Rasulullah, apa hak istri terhadap salah seorang di antara kami?” Beliau menjawab dengan bersabda, “Berilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian. Janganlah kamu menjelekkan wajahnya, janganlah kamu memukulnya, dan janganlah kamu memisahkannya kecuali di dalam rumah. Bagaimana kamu akan berbuat begitu terhadapnya, sementara sebagian dari kamu telah bergaul dengan mereka, kecuali kalau hal itu telah dihalalkan terhadap mereka.” (Adab Az Zifaf Syaikh Albani hal 249).

 

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA., dalam hadits yang panjang yang kami tulis pada bab niat, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Sesungguhnya apa saja yang kamu nafkahkan dengan maksud kamu mencari keridhaan Allah, niscaya kamu akan diberi pahala sampai apa saja yang kamu sediakan untuk istrimu.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga)

 

Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Seseorang cukup dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belanja.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

 

Dan akan diganti oleh Allah, ini janji Allah

 

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya.” (Saba’: 39).

 

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Nabi SAW bersabda: “Setiap pagi ada dua malaikat yang datang kepada seseorang, yang satu berdoa: “Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya.” Dan yang lain berdoa: “Ya Allah, binasakanlah harta orang yang kikir.” (HR. Bukhari dan Muslim, Buku Riyadush Shalihin Bab Memberi nafkah terhadap keluarga).

 

 

9.       Seorang pria yang menikahi janda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak yatim

 

 

Janji Allah berupa pertolongan-Nya bagi mereka yang menikah.

1.       Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (An Nur: 32)

2.       Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160)



>> dari jilbab.or.id

Andry Franzy bakar gitar di konser Soundrenaline




Andry Franzy (ex Power Slave) jadi gitaris baru Boomerang menggantikan John Paul Ivan. Andry membakar Gitar-nya di konser Soudrenaline Sound Of Change Surabaya - 5 Agustus 2007. Sirkuit Pantai Ria Kenjeran.

Video ini diambil dengan Digital Camera Nikon Coolpix L12 .

Soundrenaline "Stage Performance"




A Mild live SOUNDRENALINE "SOUND of CHANGE"
5 Agustus 2007 - Sirkuit Pantai Ria Kenjeran

ini hasil kerja sehari jadi Fotogrfer gadungan, moto-moto artis. Dapet cukup banyak foto. Semoga bisa dinikmati bagi yang sudah nonton atau yang belum nonton.

Soundrenaline " Tukang Foto Mbeling"


nih... ga rugi jadi tukang foto mbeling sehari, dapet foto bareng artis lagi... he..he..
sayang fotonya kurang focus.

A Mild live SOUNDRENALINE "SOUND of CHANGE"
5 Agustus 2007 - Sirkuit Pantai Ria Kenjeran.

lanjutin cerita sehari, jadi "Tukang Foto Mbeling". bukannya moto Artis malah moto yang nonton. Seneng nih lihat ekspresinya. tapi yang jelas Segarr kan!!? ada yang merasa difoto ga nih?

Jumat, 03 Agustus 2007

Kecemburuan Istri Rasulullah

Senin, 25 April 2005

Cemburu merupakan tanda adanya cinta, mustahil orang yang mengakui mencintai kekasihnya (suaminya/istrinya) tidak memiliki rasa cemburu. Cemburu merupakan tanda kesempurnaan cinta, akan tetapi cemburu bisa tercela apabila terlalu berlebihan dan melampui batas. Aisyah radhiyallahu anha adalah seorang wanita pencemburu hal ini terjadi karena begitu besar rasa cintanya kepada kekasihnya yaitu Rasulullah shalallahu alaihi wassalam.Nah, marilah kita simak kisah beliau

Dari Aisyah, bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam keluar dari rumahnya pada suatu malam.Aisyah menuturkan, "Maka akupun menjadi cemburu kepada beliau sekiranya beliau mendatangi istri yang lain. Kemudian beliau kembali lagi dan melihat apa yang terjadi pada diriku.

"apakah engkau sedang cemburu?" tanya beliau.

"Apakah orang semacam aku ini tidak layak cemburu terhadap orang seperti engkau ?"

"Rupanya syetan telah datang kepadamu", sabda beliau

"Apakah ada syetan besertaku?' tanyaku

"Tak seorangpun melainkan bersamanya ada syetan" jawab beliau.

"Besertamu pula?" tanyaku.

"Ya, hanya saja Allah menolongku untuk mengalahkannya sehingga aku selamat", jawab beliau. (ditakrij Muslim dan Nasa'i)

Dari Aisyah, dia berkata, "Aku tidak pernah melihat orang yang pandai masak seperti halnya Shafiyah. Suatu hari dia membuatkan makanan bagi Rasulullah shalallahu alaihi wassalam, yang ketika itu beliau di rumahku.Seketika itu badanku gemetar karena rasa cemburu yang menggelegak. Lalu aku memecahkan bejana Shafiyah. Akupun menjadi menyesal sendiri. Aku berkata,"Wahai Rasulullah, apa tebusan atas apa yang aku lakukan ini?" Beliau menjawab, "bejana harus diganti dengan bejana yang sama, makanan harus diganti dengan makanan yang sama" (ditakrij Abu Daud dan An-Nasa'i)

Sedangkan dalam riwayat lain dari Anas bin Malikk radhiyallahu anhu, dia menceritakann, Nabi shalallahu alaihi wassalam pernah berada disisi salah seorang istrinya. Kemudian seorang dari ummul mukminin mengirimkan satu mangkuk makanan. Lalu istri Nabi yang berada dirumahnya memukul tangan Rasulullah sehingga mangkuk itu jatuh dan pecah. Maka Nabi pun mengambil dan mengumpulkan makanan di dalamnya. Beliau berkata:"Ibumu cemburu, makanlah." Maka merekapun segera memakannya. Sehingga beliau memberikan mangkuk yang masih utuh dari istri dimana beliau berada, dan meninggalkan mangkuk yang telah pecah tersebut di rumah istri yang memecahkannya.(HR.Bukhari, Ahmad, Nasai dan Ibnu Majah)

Hadits senada diatas dengan beberapa tambahan, yaitu di dalam Ash-Shahih, dari hadits Humaid dari Anas Radhiyallahu anhu, dia berkata," Ada diantara istri Nabi shalallahu alaihi wassalam yang menghadiahkan semangkuk roti dicampur kuah kepada beliau, selagi beliau berada di rumah istri beliau yang lain (Aisyah). Aisyah menepis tangan pembantu yang membawa mangkuk, sehingga mangkuk itu pun jatuh dan pecah. Nabi Shalallahu alaihi wassalam langsung memunguti roti itu dan meletakkan kembali diatas mangkuk, seraya berkata, "makanlah. Ibu kalian sedang cemburu." setelah itu beliau menunggu mangkuk pengganti dan memberikan mangkuk yang pecah itu kepada Aisyah".(diriwayatkan oleh Bukhari, Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud dan Nasa'i)

Begitupula kecemburuan Aisyah terhadap Shafiyah. Tatkala Rasulullah tiba di Madinah bersama Shafiyah yang telah dinikahinya, dan beliau berbulan madu bersamanya ditengah jalan, maka Aisyah berkata,"Aku menyamar lalu keluar untukmelihat. Namun beliau mengenaliku. Beliau hendak menghampiriku, namun aku berbalik dan mempercepat langkah kaki. Namun beliau dapat menyusul lalu merengkuhku, seraya bertanya,"Bagaimana pendapatmu tentang dia?" Aku menjawab, "Dia adalah wanita Yahudi di tengah para wanita yang menjadi tawanan" (ditakrij Ibnu Majah).

Aisyah Radhiyallahu anha pernah berkata, "Aku tidak pernah cemburu terhadap wanita seperti kecemburuanku terhadap Khadijah, karena Nabi Shalallahu alaihi wassalam seringkali menyebut namanya. Suatu hari beliau juga menyebut namanya, lalu aku berkata, "Apa yang engkau lakukan terhadap wanita tua yang merah kedua sudut mulutnya? Padahal Allah telah memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadamu". Beliau bersabda, "Demi Allah, Allah tidak memberikan ganti yang lebih baik darinya kepadaku" (Diriwayatkan Bukhari)

Aduhai, kecemburuan yang sangat mendalam hanya karena kekasihnya menyebut wanita lain padahal wanita yang disebutnya telah kembali kepada Zat Yang Mulia tetap membuatnya cemburu. Akan tetapi bisa engkau lihat ya ukhti,...betapa mulianya akhlak Rasulullah terhadap istrinya yang cemburu . Tidaklah beliau mengeluarkan perkataan yang kasar melainkan kata-kata yang haq.Semoga para suami kita bisa meneladani sikap dan akhlak beliau, shalallahu alaihi wassalam.Karena hanya beliaulah sebaik-baik sosok teladan yang patut untuk ditiru dan di contoh oleh semua umatnya.Sebagaimana dalam firman-Nya:

"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah" (Al-Ahzab:21).

Semoga shalawat dan salam tercurah kepada beliau, istri-istrinya, keluarganya, dan sahabatnya. Wallahu'alam bish-shawwab.

Rujukan:

1. Al-Qur'anul karim dan terjemah dalam bahasa Indonesia, Departemen Agama.

2. Fiqh Wanita, Syaikh Kamil Uwaidah, Pustaka Al-Kautsar.

3. Taman Orang-Orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, Darul Falah

4. Al-Qur'an dan As-Sunnah bicara Tentang Wanita,Muhammad Shiddiq Khan. Darul Falah.


dari : jilbab.or.id




Cinta itu Kesempatan ato Pilihan


Saat kita bertemu dengan seseorang yang
sempurna, yang kita cintai di
saat
yang tepat, di tempat yang tepat dan di
waktu yang tepat.
Itu adalah kesempatan.

Saat kamu bertemu seseorang yang
membuatmu tertarik. Itu bukan pilihan.
Itu adalah kesempatan.

Selalu bersama/bertemu dalam suatu waktu
(dan banyak pasangan yang
jadian
karena hal ini) bukanlah suatu pilihan.
Itu adalah kesempatan .

Perbedaannya adalah setelah semuanya itu
terjadi.

Kapan kau akan membawa rasa cinta, suka,
ketertarikan tersebut naik ke
tingkat selanjutnya?

Ketika kemudian akal sehat kita kembali
bermain, kita akan duduk dan
menimbang kembali apakah kau ingin
melanjutkan hubungan tersebut atau
melepaskannya.
Jika kau memilih untuk mencintai
seseorang tersebut, meskipun dengan
segala kekurangannya, itu bukanlah
kesempatan.
Itu adalah pilihan.

Disaat kau memilih untuk bersama dengan
seseorang, tidak peduli dengan
hal
lainnya.
Itu adalah pilihan

Meskipun kau tahu banyak orang di luar
sana yang lebih menarik, pintar,
dan lebih kaya daripada pasanganmu, dan
ya, kau memutuskan untuk tetap
mencintai pasanganmu apa adanya.
Itu adalah pilihan.

Cinta, suka, ketertarikan datang kepada
kita dari kesempatan.
Tetapi cinta sejati itu adalah
sungguh-sungguh suatu pilihan.
Sebuah pilihan yang kita buat.

Berkenaan dengan teman sejiwa atau
pasangan hidup, ada sebuah kutipan
indah dari seorang bijak :
"Nasib membawamu untuk bersama, tetapi
untuk tetap bersama sampai akhir
itu semua tergantung dari dirimu."
Saya percaya bahwa teman sejiwa itu
benar-benar ada.
Bahwa ada seseorang khusus diciptakan
untukmu.
Tetapi itu masih tetap tergantung pada
dirimu untuk membuat pilihan
tersebut, apakah kau akan melakukannya
atau tidak.

Kita mungkin akan menemukan teman sejati
kita dengan kesempatan yang
ada,
tetapi untuk mencintai dan bersama
dengan teman sejiwa kita, itu adalah
tetap pilihan kita untuk mewujudkannya.

Kita datang ke dunia ini bukan untuk
mencari seseorang yang sempurna
untuk
mencintai...
Tetapi untuk belajar, bagaimana
mencintai seseorang yang tidak sempurna
dengan cara yang sempurna...


NB : Kutipan dari sebuah email....